Skip to main content

Kenapa Perlu Medical Check Up Pra-Nikah

Related image

Menikah tidak hanya mempersiapkan pesta yang meriah, tapi juga harus mempersiapkan kesehatan diri dan pasangan untuk mendapatkan kebahagiaan jasmani dan rohani. Bagi anda yang akan segera menikah dan memiliki program untuk segera memiliki anak setelahnya, sebaiknya jangan mengabaikan Medical Check-up Pranikah (Pre-marital Check-Up/PMC). 

Medical Check-up Pranikah adalah serangkaian uji kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh pasangan yang akan segera menikah. Hal ini dilakukan untuk menguji apakah terdapat penyakit genetik yang dapat diturunkan dan apakah ada penyakit infeksi yang beresiko menular kepada pasangan, serta adakah penyakit yang beresiko untuk calon anak di kemudian hari. Dengan mengetahui kondisi kesehatan pasangan sejak dini, maka kita bisa merencanakan kesehatan keluarga dengan jauh lebih baik, dan juga dapat melakukan tindakan pengobatan dan pencegahan penularan penyakit, sebelum kelak memiliki anak. 

Medical Check-up Pranikah sangat penting bagi calon pasangan muda dalam mengidentifikasi masalah kesehatan dan risikonya untuk anak di kemudian hari. Untuk dapat hamil dan sampai melahirkan anak, perempuan harus berada dalam kondisi kesehatan yang prima dan optimal. Ini akan meningkatkan peluang calon pasangan untuk memiliki anak atau keturunan yang sehat. Berikut ini merupakan beberapa manfaat penting dari Medical Check-up Pranikah :
  • Untuk mengetahui status kesehatan dan status gizi terkini  
  • Untuk mendeteksi penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C, infeksi HIV dan TBC 
  • Untuk mendeteksi adanya resiko penyakit/ kelainan genetik seperti anemia, thalassemia, hemofilia dan kelainan metabolisme bawaan
Semua pasangan yang akan menikah atau telah menikah dan sedang berencana untuk mempunyai anak, tentu perlu untuk melakukan tes ini. Terlebih lagi, jika salah satu pasangan mempunyai penyakit keturunan terkait genetik atau mempunyai riwayat penyakit infeksi dan menular. Tidak hanya untuk perempuan yang akan menjadi calon ibu yang perlu melakukan Medical Check-up Pranikah ini, tapi juga para pria perlu melakukan hal ini.

Medical Check-up Pranikah bisa dilakukan bersama pasangan enam bulan sebelum sebelum menikah atau sesaat setelah menikah atau ketika sudah memiliki rencana untuk memiliki anak. Sebelum memutuskan untuk melakukan Medical Check-up Pranikah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter langganan yang tentu lebih mengetahui riwayat kesehatan anda. Biaya Medical Check-up Pranikah sangat bervariasi tergantung prioritas dan cakupan pemeriksaan, pada umumnya berkisar antara satu juta rupiah per orang.



(Dari berbagai sumber)

Comments

Popular posts from this blog

Hati-hati dengan Kandungan Tartrazin pada Mie Instan

Selama ini tanpa kita sadari, banyak sekali zat tambahan pada makanan kita. Zat-zat tambahan tersebut dapat berupa penguat rasa, pemberi aroma, pemberi warna, ataupun pengawet. Salah satu zat pewarna yang sering digunakan adalah tartrazin.  Tartrazin atau Yellow 5  atau C.I.29140 atau E102 adalah bahan pewarna sintetik yang digunakan secara luas untuk memberikan warna kuning pada bahan makanan maupun minuman. Bahan ini juga sering dikombinasikan dengan Brilliant Blue FCF (suatu bahan pewarna) untuk memberikan gradasi warna hijau. Tartrazin banyak terdapat pada produk makanan, minuman, mie instant, pudding, serta permen bahkan makanan hewan. Tartrazin juga digunakan sebagai bahan tambahan pada shampo, produk kosmetik bahkan beberapa vitamin dan obat-obatan. Tartrazin telah dilarang penggunaanya di Austria dan Norwegia. Sejumlah negara di eropa juga telah menginformasikan kemungkinan efek sampingnya. Namun, di Amerika Tartrazin masih digunakan secara luas. Menur...

Berapa Lingkar Perut Anda ?

Lingkar perut adalah parameter penting untuk menentukan resiko terjadinya penyakit jantung. Semakin besar lingkar perut seseorang, resiko terjadinya penyakit jantung pada orang tersebut lebih besar. Pengukuran Lingkar Perut dapat dilakukan dengan menggunakan pita ‘meteran’. Caranya pertama tentukan letak tulang rusuk terbawah dan tulang panggul. Kemudian tempatkan pita meteran pada jarak pertengahan antara kedua tulang tadi, dan harus sejajar dengan lantai tanpa memperhatikan letak pusar. Ukuran lingkar perut normal adalah :     Pria      : < 90 cm     Wanita : < 80 cm Bagaimana caranya mendeteksi kesehatan dari ukuran lingkar perut? Sebenarnya untuk mendeteksi kesehatan bisa dilakukan dengan cara mudah yaitu dengan mengukur lingkar perut. Obesitas atau kelebihan berat badan ditandai dengan lingkar perut atau pinggang yang membesar. Lingkar perut yang melebihi normal seperti yang telah disebutkan diatas d...

Nyeri Gigi Itu Menyakitkan

  Sakit gigi memang menyakitkan. Bukan saja nyerinya yang membuat kita tak tahan, tapi juga karena kita jadi sulit untuk mengkonsumsi makanan apalagi bereksperimen dengan makanan dingin atau panas. Sulit mengutarakan rasa nyeri yang timbul, karena nyeri akibat gangguan pada gigi bisa bersifat nyeri yang khas ataupun nyeri yang tidak khas. Yang dimaksud nyeri yang khas yaitu apabila nyeri disertai pembengkakan gusi, nyeri saat mengunyah atau bahkan nyeri bila mengkonsumsi makanan dingin. Nyeri yang tidak khas contohnya adalah nyeri kepala berulang atau nyeri leher berulang yang timbul sebagai akibat kelainan posisi gigi geraham belakang. Bagaimana sakit gigi bisa terjadi ? Gigi dan struktur penunjangnya telah diciptakan oleh Allah SWT dengan segala kesempurnaannya. Dampak dari penggunaan dan perawatan gigi yang tidak tepat akan mengakibatkan sejumlah gangguan mulai dari kerusakan permukaan gigi dan gusi hingga infeksi di dalam rongga gigi. Nyeri gigi adalah kondisi ke...